DPRD Pekanbaru : Satpol PP Cuma Berani Sama PKL, Bando Ilegal Tak Dipotong
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, H Fatullah | Istimewa
Jalurkota.com, Pekanbaru - Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, H Fatullah, menyentil aksi tebang pilih Satpol PP Pekanbaru dalam melakukan penegakan Perda yang ada di Kota Pekanbaru.
"Satpol PP cuma berani menertibkan pedagang-pedagang, sementara bando-bando liar di Pekanbaru sampai sampai sekarang masih berdiri alasan tidak punya alat," kata Fatullah, kepada riaubisa.com, Minggu (21/2/2021).
Diketahui, Satpol PP Pekanbaru tengah gencar-gencarnya melakukan penertiban PKL. Salah satunya PKL yang berada di Jalan Hang Tuah (samping RSUD Arifin Achmad Pekanbaru).
Satpol PP beralasan bahwa pihaknya tengah fokus melakukan penataan bagi PKL. Namun, aksi kucing-kucingan kerap terjadi.
"Bando liar saja, sampai sekarang baru berapa titik cuma baru ditertibkan. Alasan alat, tidak bisa saya terima. Saya sudah koordinasi dengan Dishub Pekanbaru, mereka punya crane. Mana bando-bando dan reklame liar bisa ditertibkan," pintanya.
Menurutnya, Satpol PP Pekanbaru bukannya tidak memiliki solusi dalam menebas bando-bando liar yang ada saat ini. Namun, nyali saja yang tidak ada.
"Pertanyaan saja sampai sekarang, berani tidak satpol PP menertibkan bando-bando yang punya bekingan itu, itu yang saya pertanyakan," tegasnya.
Dari data yang diperoleh, 4 titik bando yang belum dipotong tersebut ada di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar (Markas Yon Arhanudse-13 BS), pertigaan Jalan Riau dan Jalan Kulim.
Kemudian, satu berada di sekitar Mal SKA. Satu titik lagi, berada di Jalan Imam Munandar atau Harapan Raya dekat persimpangan Jalan Kapling/Jalan Samarinda.

Komentar Via Facebook :