https://www.jalurkota.id

Iklan P16 - DPRD Pekanbaru

Komisi II DPRD Pekanbaru Rapat Bersama Dishub Pekanbaru Bahas Lelang Parkir

DISHUB - Kepala Dishub Pekanbaru, Yuliarso, memberi penjelasan PT Datama Sebagai Pengelola Parkir di Pekanbaru | riaubisa.com2021

Jalurkota.com, Pekanbaru - Pemenang parkir di Pekanbaru PT Datama Indonesia, bakal menerapkan retribusi parkir dengan menggunakan pembayaran non tunai.

Kepastian itu diketahui dan dibunyikan dalam rapat Komisi II l bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Senin (25/1/2021) pagi.

Dari rapat tersebut diketahui bahwa PT Datama Indonesia, mengambil alih 88 titik parkir yang berada di ruas jalan Zona I. Investasi yang digelontorkan untuk membeli sarana dan prasarana selama 5 tahun kontrak sebesar Rp 65 miliar.

"Untuk alat nanti akan dibeli 12,5 miliar untuk pembelian mesin EDC. Pembayaran (parkir) pakai non tunai. Mereka (Datama) siapkan alat," kata Kepala Dishub Pekanbaru, Yuliarso, dalam penjelasannya di komisi.

Sementara, untuk realisasi pendapatan kotor sebesar Rp 36 miliar per tahun dengan pembagian hasil yang di dapatkan oleh Pemko Pekanbaru sebesar Rp 30,05 persen.

"Kita pilih PT Datama karena mereka sanggupi Rp 11 miliar per tahun utk realisasi retribusi parkir kepada kita. Mereka punya kajian," jelasnya.

Jawaban dari Dishub dipertanyakan. Anggota komisi II DPRD Pekanbaru, Munawar Syahputra mempertanyakan ada atau tidaknya aturan maksimal 30 persen untuk perjanjian kerjasama tersebut.

"Kalau tidak mencapai target punisment seperti apa, ada di addendum pemutusan kontrak," ucapnya.

Menjawab itu, Yuliarso mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan kajian berdasarkan tim dari Pemko Pekanbaru tentang berapa PAD retribusi parkir tersebut.

"Kajian ini data potensi. Datanya kita dapatkan. Beberapa model sudah dikaji, ini (datama,red) yang lebih baik," terangnya.

Rapat di pimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Arwinda Gusmalina di dampingi Sekretaris Komisi, Dapot Sinaga dan anggota, Munawar Syahputra, Eri Sumarni dan David Silaban. Sementara itu, manajemen PT Datama Indonesia tidak hadir.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait